| |
|||||
Institut Air Internasional Stockholm telah menerbitkan laporan baru yang disebut “Menghemat Air dari Ladang hingga Garpu.” Temuannya disampaikan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menjelaskan perlunya menghemat air agar memenuhi Tujuan Pembangunan Milenium organisasi tersebut yaitu mengurangi kelaparan dunia.
Jan Lundqvist, co-author
of report, Stockholm International Water Institute: Jan Lundqvist dari Institut Air Internasional Stockholm menulis laporan tersebut juga mengatakan bahwa 70% dari air bersih digunakan untuk memproduksi makanan, dibandingkan dengan hanya 10% untuk pemakaian rumah tangga, dan 20% untuk industri. Lebih dari itu, rata-rata penduduk kota mengonsumsi hingga 3.000 liter air per hari untuk makanan saja. Perlu hingga 2.000 liter air untuk memproduksi 1 kg gandum dan perlu hingga 20.000 liter untuk memproduksi 1 kg daging sapi. Konsumen bisa membantu menghemat air dengan mengekang permintaan mereka untuk makanan yang boros air seperti halnya daging. Menghindari pemborosan pangan yang akhirnya sebabkan polusi di dataran rendah adalah cara mudah lain untuk menghemat banyak air.
Laporan PBB
Menggarisbawahi Diet Tanpa Produk Hewani untuk Menurunkan Kemiskinan Dunia Pejabat Australia Berbicara Tentang Pengurangan Daging untuk Menghemat Energi dan Air Australia terus mengalami musim kemarau terburuk dalam sejarah, dengan dampak yang dapat dilihat berupa berkurangnya panenan padi dan persediaan air. Ronan Lee adalah anggota Parleman Australia untuk negara bagian Queensland di timur laut, yang percaya bahwa masalah nasional ini dapat dikurangi secara signifikan dengan mengurangi bahan makanan yang pengolahannya banyak menggunakan air seperti daging. Bpk. Lee sendiri telah menjadi vegetarian selama 15 tahun.
Ronan Lee, Queensland
member of parliament: Pada tahun 2005, sebagai bagian dari dukungannya untuk RUU Amandemen Air, Bpk. Lee berbicara mengenai banyaknya air diperlukan untuk membiakkan ternak, dan mendorong rekan-rekannya Anggota Parlemen untuk mengurangi konsumsi daging demi melestarikan air.
Bpk. Lee mengungkapkan kepuasannya bahwa masyarakat sekarang mempunyai
pemahaman yang lebih baik dari banyaknya air dan pasokan energi yang
terlibat dalam memproduksi makanan
|
|||||