15 Oktober 2008
Warga
Inggris harus makan lebih sedikit daging dan produk-produk susu
untuk membantu mengatasi perubahan iklim, demikian pernyataan
penasehat pemerintah Inggris.
Profesor Tim Lang, akademisi yang memperkenalkan konsep food miles,
mengatakan bahwa mengurangi makan daging dan produk-produk susu akan
mengurangi jumlah gas rumah kaca yang diproduksi saat membesarkan
hewan ternak.
Ceramahnya dalam pembukaan Hari Pangan Dunia Perserikatan
Bangsa-Bangsa, Profesor Tim Lang, yang menganjurkan Pemerintah akan
ketahanan pangan dan mengatasi kegemukan, mengatakan salah satu
kunci yang bisa dilakukan warga Inggris untuk membantu mengatasi
perubahan iklim adalah melalui kebijakan pangan.
Prof Lang, yang mengajarkan kebijakan pangan di City University,
menyatakan bahwa dunia sekarang ini menghadapi krisis pangan karena
pertumbuhan penduduk tetapi produksi pangan diperlambat oleh iklim
yang memanas dan naiknya biaya komoditas.
Ia mengucapkan “dunia bisa menuju kelaparan” dengan menggunakan
cara-cara memproduksi pangan yang boros energi.
Ia menyarankan individu-individu dapat membuat perbedaan dengan
mengubah diet mereka dengan menghindari makanan yang membutuhkan
banyak energi untuk memproduksinya dan menanam makanan mereka
sendiri.
Para pemerintah dapat membuat perbedaan dengan meningkatkan alokasi
tawaran atau memberikan pengurangan pajak pada produsen pangan yang
karbonnya rendah.
Ia mengucapkan, “Kita mesti mengubah diri kita dari konsumen yang
pasif ke konsumen yang aktif. Kita perlu melobi pemerintah agar
berubah, makan lebih sedikit daging dan lebih sedikit produk susu,
dan lebih banyak berkebun…. Dan kita perlu mempelajari kembali
keterampilan berkebun yang telah hilang dari kita.”
Ia berujar sistem pangan harus menjadi yang terdepan, dengan
memperhitungkan isu-isu semacam air, perubahan iklim, nutrisi, dan
keterjangkauan.
PBB baru-baru ini berkata salah satu cara terbaik bagi dunia untuk
mengurangi emisi dari makanan adalah makan lebih sedikit daging,
karena hewan ternak mengeluarkan gas rumah kaca metana dan
menggunakan banyak energi untuk memproduksinya.





