| |
||||||||||||||
Montreal menjadi tuan rumah Green Expo tahunan. Pameran hidup hijau adalah sebuah tren yang menyebar dengan cepat di seluruh dunia. Akhir minggu lalu, Montreal mengadakan pameran hijau tahunannya yang ketiga, Salon National del’environnement, yang menampilkan lebih dari 160 pameran serta kegiatan dengan berbaga pilihan cerdas yang bisa dipilih untuk menghijaukan rumah maupun gaya hidup orang-orang. Toits Vertiges, green roofs exhibition representative berkata, "Ada sebuah studi di Toronto yang mengatakan bahwa menghijaukan 6% atap akan menurunkan temperatur kota sebesar 1 sampai 2 derajat. Jadi atap hijau bertindak seperti pendingin udara alamiah." Pemakaian Ulang Bahan Bangunan Asosiasi
Pemakaian Ulang Bahan Bangunan, Institut Arsitektur Amerika, dan Kelompok
Hijau Pantai Barat telah memulai sebuah proyek baru yang menantang, yang
bertujuan mengurangi tingkat pembuangan puing akibat renovasi dan reruntuhan
bangunan. Pemborosan ini biasanya mencapai 91% dari seluruh pembuangan tanah
di Amerika Serikat. Rahasianya terletak pada pengembangan teknik
pembongkaran, perancangan bahan, dan komponen yang hemat biaya, yang dapat
dengan mudah diperbaiki serta digunakan kembali. Potensi keuntungan
lingkungan dari bangunan cerdas ternyata sangat mengejutkan, termasuk
pengurangan pemborosan dan biaya tenaga. Karena kepedulian terhadap
lingkungan adalah mengubah cara berpikir tradisional, maka langkah kami
berikutnya adalah efisiensi yang ramah lingkungan. Terima kasih kepada semua
pihak yang terlibat sehingga membuat proyek ini menjadi kenyataan.
Bata Jalan yang Membersihkan Udara
Pemerintah Hong Kong tengah giat memperkenalkan Kampanye Aksi Langit Biru (Silakan lihat Berita No. 178 untuk lebih terperinci), dengan harapan bahwa rangkaian peraturan baru ini akan meningkatkan kualitas udara di Hong Kong. Salah satu penemuan terbaru yang dapat membantu mewujudkan tujuan ini adalah batu jalan pembersih udara. Tidak seperti batu bata padat umumnya, batu bata jalan yang baru ini memiliki lapisan 5 mm titaniumdioksida. Dengan pancaran sinar matahari, lapisan ini berfungsi sebagai katalis untuk mengubah polusi seperti nitrooksida dari pembuangan gas kendaraan menjadi nitrat yang tidak berbahaya bagi lingkungan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa batu bata pembersih udara ini dapat menghilangkan 20% polusi udara. Penemuan ini memenangkan Penghargaan Produk Ramah Lingkungan Hong Kong (Hong Kong Eco-Product Award) dan Piagam Bangunan Hijau (Green Building Award) tahun 2006. Dipamerkan dalam Pameran Rancang & Inovasi Hong Kong bulan Nopember Tahun Emas 3 (2006), rancangan bata tersebut memperoleh penghargaan berkat penelitian yang dilakukan oleh Lam Chi Sin, Chan Chun Wan, dan Wong Chi Ho dari Universitas Politeknik Hong Kong. Tiga pemuda ini telah menunjukkan daya cipta dan semangat kerja untuk memperkecil dampak lingkungan. Mereka telah mendapatkan paten teknologi di kantor setempat atas penemuan mereka dan kerja sama dari universitas mereka untuk memproduksi batu bata jalan terserbut dengan mendirikan Laputta Eco-Construction Material Company, Ltd, untuk memproduksi batu bata secara lokal dan menjualnya. Batu bata jalan pembersih udara bukan hanya efektif melindungi lingkungan,
tetapi juga diproduksi dari bahan baku yang ramah lingkungan termasuk
pecahan-pecahan kaca, debu dari hasil pembakaran arang, dan batu kerikil.
Pecahan kaca diperoleh dari penghancuran botol gelas daur ulang dan pasir
halus diperoleh dari sisa pembangunan, dengan demikian juga mengurangi
sampah di lokasi setempat. Konsep berwawasan lingkungan milik Laputa telah
menarik minat perusahaan besar dan sekarang mereka telah menerima botol
gelas dari Coca-Cola. Batu bata tersebut merupakan barang anti-licin dan tahan terhadap tekanan.
Batu bata tersebut dibuat untuk bisa menahan berat 60 ton untuk yang di
pinggiran jalan dan 90 ton untuk yang di tengah jalan. Keragaman rancangan
yang ada serta kegunaannya terhadap lingkungan, maka dapat dipastikan kelak
akan digunakan secara luas di Hong Kong. Referensi:
|
||||||||||||||