Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
26 juli 2009
Pemanasan global menyebabkan ukuran ikan
menyusut
Sebuah studi populasi ikan di
sungai-sungai, danau, Laut Baltik dan Laut Utara yang dilakukan oleh
Dr. Martin Daufresne di Institut Riset Pertanian Publik dan Lingkungan
Cemegref di Lyon, Prancis menemukan penyesuaian antara air yang memanas dan
ukuran ikan yang menyusut.
Ia mengatakan
bahwa bahkan plankton dan bakteria telah berkurang ukurannya karena air
yang memanas, studi tersebut juga menemukan bahwa hewan-hewan air ini telah
kehilangan setengah massa tubuh rata-rata mereka dalam 20 – 30 tahun terakhir,
dengan spesies lebih kecil sekarang membentuk proporsi populasi ikan yang
lebih besar.
Dalam penelitian hewan darat, efek
penyusutan yang sama telah teramati dalam domba Skotlandia. Dr Daufresne dan
kolega, kami berterima kasih atas pesan Anda yang mengingatkan kita semua
terhadap perlunya bertindak sekarang untuk melindungi kehidupan.
Dalam konferensi video bulan Mei
2009 di Togo, Maha Guru Ching Hai sekali lagi menyampaikan
kepeduliannya untuk para penduduk Bumi sementara beliau menyinggung nasib
buruk ekosistem laut kita.
Maha Guru Ching Hai:
Ekosistem laut yang seimbang sangatlah penting, karena lebih dari dua
pertiga planet ini tertutup oleh lautan. Laut menyediakan separuh dari
oksigen dunia dan memainkan peranan penting dalam mengatur iklim global.
Jika kita mengganggu keseimbangan laut, maka, pada akhirnya menempatkan
hidup kita sendiri dalam bahaya. Apa yang kita lihat dari ikan-ikan dan
kehidupan laut ini adalah tanda-tanda yang membahayakan.
Hentikan konsumsi daging; hentikan
pembunuhan untuk makanan; hentikan konsumsi ikan. Kita harus mencari cara-cara untuk membantu ikan, untuk melindunginya dan semua kehidupan laut
dari efek perubahan ikli yang menghancurkan. Begitu kita mulai berpikir
dengan cara ini, kita berada dalam posisi yang lebih baik bagi diri kita,
bagi ikan dan bagi planet ini.
http://www.france24.com/en/20090720-fish-are-shrinking-response-global-warming-study
http://www.firf.fr/team/martin
SELAMATKAN BUMI…
Ribuan orang kekurangan air minum di China
Lebih dari 160.000 orang di
Provinsi Liaoning timur laut telah terpengaruh oleh kekeringan yang
berkepanjangan karena pemanasan global. Musim kering yang mulai terjadi
sejak bulan Juni membuat 38 waduk kecil yang menampung air di daerah tersebut
sekarang habis. Para pejabat mengatakan bahwa kekurangan hujan juga telah
mempengaruhi lebih dari 400.000 hektar tanaman pangan, beberapa di antaranya
telah hancur.
Kami berdoa agar hujan turun untuk orang-orang di Provinsi Liaoning, dan agar setiap orang
bisa dengan cepat menyadari manfaat pola makan vegan yang harmonis serta
paling efektif untuk melindungi diri kita maupun sumber alam kita yang berharga.
http://www.cleanairnet.org/caiasia/1412/articles-73216_liyong.pdf
SELAMATKAN BUMI…
Ilmuwan menemukan bahwa musim dingin yang lebih sejuk karena pemanasan
global sedang mengubah warna bulu domba Soay yang gelap di Kepulauan St
Kilda di Skotlandia menjadi lebih cerah.
http://www.telegraph.co.uk/earth/earthnews/5879613/Bye-bye-black-sheep---climate-change-making-sheep-change-colour.html
SELAMATKAN BUMI…
Departemen Lingkungan di Wilayah Ibu Kota Australia telah membeli sepeda
untuk mendorong para karyawan menggunakan sepeda itu ketika bepergian jarak
pendek demi mengurangi emisi, menghemat uang, dan meningkatkan kesehatan.
http://www.abc.net.au/news/stories/2009/07/24/2635306.htm?site=news
SELAMATKAN BUMI…
Perusahaan logistik Italia Interporto di Padova telah tanda tangani
kesepakatan untuk membangun pembangkit listrik atap terbesar di dunia di
Padua, Italia dimana 250.000 meter persegi atapnya akan digunakan
untuk membangkitkan hingga 17 juta kilowatt listrik setahun.
http://www.earthtimes.org/articles/show/278852,italy-to-gain-worlds-biggest-rooftop-solar-plant.html
SELAMATKAN BUMI…
Kanada telah mengeluarkan rencana pemulihan untuk ikan paus Atlantik Utara
yang terancam punah termasuk identifikasi dan proteksi habitat kritis
ikan paus untuk memastikan pemulihan populasi mereka.
http://www.straight.com/article-241516/david-suzuki-doing-right-thing-north-atlantic-right-whales
SELAMATKAN BUMI…
Untuk memajukan penggunaan kendaraan listrik di Jepang, perusahaan taksi
Kota Kashiwazaki telah meresmikan taksi berdaya baterai pertama di negara
itu yang tidak memancarkan asap dan bisa menempuh 100 km pada 4 jam
pengisian.
http://www.nhk.or.jp/daily/english/24_31.html
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
|