Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
21 Juli 2009
Pemanasan global menyebarkan Virus
West Nile ke seluruh dunia
Dengan pemanasan yang terjadi di
planet ini, Virus West Nile yang disebarkan oleh nyamuk telah meluas dan
mencapai ke luar wilayah tropis dan subtropis Afrika dan menjadi penyakit
global.
Menurut ahli virus, peningkatan
temperatur di seluruh dunia dapat menciptakan kondisi yang memungkinkan
penyakit yang dibawa oleh nyamuk ini semakin menyebar luas yang menulari
manusia dan hewan.
Dr. Thomas Mettenleiter, Ketua
Institut Penelitian Federal Jerman untuk Kesehatan Hewan menjelaskan bahwa
sejumlah kasus demam West Nile telah tersebar ke Bulgaria, Hongaria, dan
Austria dengan Jerman utara diperkirakan juga akan terkena kasus ini.
Di Amerika Serikat dan Kanada,
penyakit West Nile pertama kali dilaporkan pada tahun 1999 di New York dan
telah menjadi semakin menyebar. Para ahli berkata bahwa jika perubahan iklim
terus memburuk, maka hanya akan menjadi masalah waktu sebelum tipe nyamuk
lainnya juga meningkatkan jangkauannya dan menyebarkan penyakit seperti
demam berdarah dan demam kuning.
Terima kasih banyak atas upaya Anda,
Dr. Mettenleiter dan kolega di Institut Penelitian Federal Jerman untuk
Kesehatan Hewan. Kami berdoa agar skenario yang mengkhawatirkan ini akan
dikurangi melalui kebangkitan manusia menuju gaya hidup yang memulihkan
keharmonisan dan keseimbangan planet ini.
Maha Guru Ching Hai sering
memberikan pandangannya dengan murah hati untuk membantu melindungi planet
ini dari ketidakseimbanga yang disebabkan oleh pemanasan global, seperti
pada konferensi video di bulan Maret 2009 di Kalifornia, AS.
Maha Guru Ching Hai:
Bagaimana kita bisa melindungi diri dari kenaikan permukaan laut, serta
semua konsekuensi yang serupa dari pemanasan global?
Ketika permukaan laut naik, akan
ada lebih banyak nyamuk dan penyakit. Menjadi vegan adalah prioritas utama
kita karena ini memberi pendinginan tercepat melalui tindakan yang bisa
dilakukan secara perorangan karena kita adalah satu grup besar di planet ini.
Pengurangan karbon juga baik dan
berefek lumayan cepat, tapi menjadi vegetarian adalah sesuatu dimana setiap
orang di dunia bisa melakukannya dengan segera.
http://www.globalpolicy.org/component/content/article/212-environment/47895-climate-change-brings-new-diseases.html
http://www.morungexpress.com/right_column/28455.html
SELAMATKAN BUMI…
Negara bagian Kaspia melakukan perlindungan lingkungan
Program Lingkungan Kaspia (CEP)
menyumbangkan US$5,5 juta untuk membantu daerah pesisir Laut Kaspia dalam
melestarikan lingkungan dan habitat airnya di danau terbesar di dunia.
Program itu dimaksudkan untuk
membantu Iran, Rusia, Turkmenistan, Azerbaijan, dan Kazakhstan dalam
mengelola dan melindungi ekosistem Kaspia seraya mencapai tujuan pembangunan
berkelanjutan.
Program Lingkungan Kaspia, Tuhan
memberkati dukungan baik Anda bagi ekosfer berharga di daerah itu. Semoga
negara-negara di pesisir Laut Kaspia sukses besar dengan kerja samanya untuk
memberi manfaat bagi manusia maupun lingkungan.
http://www.presstv.com/detail.aspx?id=101009§ionid=351020108
SELAMATKAN BUMI...
Pabrikan yang berpusat di AS Dow Corning menyumbang sistem listrik tenaga
surya kepada desa-desa di dekat fasilitasnya di Ranjangaon, India, agar
anak-anak dapat memperoleh pendidikan yang lebih baik dengan adanya sumber
cahaya yang berkelanjutan.
http://timesofindia.indiatimes.com/NEWS-City-Pune-Lighting-lives-with-solar-power/articleshow/4791068.cms
http://en.wikipedia.org/wiki/Dow_Corning
SELAMATKAN BUMI...
Departemen Dalam Negeri AS merilis gambar Arktik beresolusi tinggi yang
sebelumnya bersifat rahasia sehingga memungkinkan para peneliti untuk
memiliki wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana perubahan iklim
mempengaruhi wilayah itu.
http://www.reuters.com/article/environmentNews/idUSTRE56F6N220090717
SELAMATKAN BUMI...
Badan bantuan internasional mempelajari metode ramalan cuaca tradisional di
Au Lac (Vietnam) untuk menentukan apakah metode ini tetap memiliki
keakuratan dalam memperingatkan perubahan cepat yang timbul akibat pemanasan
global.
http://www.reuters.com/article/lifestyleMolt/idUSTRE56F1LS20090716
SELAMATKAN BUMI...
Gambar dari satelit Envisat (Environment Sattelite) milik Badan Antariksa
Eropa mengungkapkan hilangnya 80% cuping timur Laut Aral sejak tahun 2006,
suatu badan air yang dibagi bersama antara Kazakhstan dan Uzbekistan, yang
dulunya merupakan danau pedalaman terbesar keempat di dunia.
http://www.greencarcongress.com/2009/07/aaral-20090711.html http://www.sciencedaily.com/releases/2009/07/090710092228.htm
http://www.atmos-chem-phys-discuss.net/7/5805/2007/acpd-7-5805-2007.html
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
|