Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
11 Juli 2009
Perubahan iklim mengubah
wajah planet ini
Laporan independen dari
para ilmuwan dan pemerintah
internasional menunjukkan
bahwa pemanasan global mulai mengubah
penampilan dari planet ini.
Di Mongolia,
dimana temperatur telah
meningkat dengan rata-rata
1,66 derajat Celsius,
Kementerian Alam
dan Lingkungan
telah melaporkan bahwa
padang rumput negara itu
telah hilang dengan cepat
karena meningkatnya
praktik membesarkan
kambing Kasmir
yang memakan rumput
hingga akar-akarnya
sehingga merusak lahan.
Selain itu,
para peneliti dari Australia
telah menemukan bahwa
zona tropis dunia
yang memanjang di utara
dan selatan di sekitar
garis katulistiwa Bumi
sedang meluas hingga
melingkupi tambahan
sebesar 500 kilometer
di kedua arah.
Hal ini berarti bahwa area yang dulunya lembab dan sedang
sekarang sebaliknya
menjadi sangat gersang.
Wilayah yang baru saja menjadi
seperti gurun ini termasuk daerah selatan
Australia yang telah dilaporkan
rekor kekeringan terlama,
dan daerah barat daya
Amerika Serikat,
dimana beberapa area
telah dipaksa menerapkan
penjatahan air untuk atasi
kekurangan yang meluas.
Ilmuwan dan pejabat
internasional,
kami menghargai sekilas
peringatan tentang
perubahan besar
dari tren pemanasan
yang terus kita hadapi.
Semoga gaya hidup kita
yang penuh perhatian dan
berkelanjutan membuka jalan
untuk memulihkan
keseimbangan dari rumah
planet kita yang berharga.
Pada bulan Januari 2009,
selama konferensi video
dengan orang terkemuka
dan publik di Mongolia,
Maha Guru Ching Hai
mengekspresikan
kepeduliannya sekali lagi
terhadap manusia dengan
mengatakan cara terbaik
untuk mengerem efek
dari pemanasan global.
Maha Guru Ching Hai: Pertama-tama dan
hal yang paling penting,
kita harus hentikan
pemanasan global
dengan memilih
suatu pola makan berkesinambungan
yakni vegetarian atau vegan. Cara ini akan hampir menstabilkan planet ini,
iklim ini dengan seketika,
dan kemudian kita baru
memikirkan tentang adaptasi
terhadap perubahan itu.
Saya berharap kita tidak perlu
beradaptasi, tapi sebaliknya,
akan terlalu terlambat
jika kita tidak menyelesaikan
persoalan itu sampai akarnya
sekarang juga.
Gurun Gobi,
yang menutupi
daratan Mongolia
adalah ekosistim yang rapuh yang
mudah rusak karena
penggembalaan berlebihan.
Hal ini mengakibatkan
berubahnya tanah gurun itu
jadi tanah kosong berbatu,
dimana unta sekalipun
tidak bisa bertahan hidup.
Jadi, agar dapat
menetralisir pengaruh dari
pemanasan global, seperti
perubahan tanah yang diakibatkan oleh
iklim yang bahkan lebih hebat,
kita harus berhenti memelihara
ternak yang dibunuh untuk
dijadikan makanan. Kita harus menjalankan gaya hidup
vegan, tanpa produk hewani, tanpa kekejaman yang menurut
bukti ilmiah cara ini
adalah jalan terbaik bagi kita
untuk menghentikan
pemanasan global,dan jalan paling cepat,
paling efisien,
dan yang paling tahan-lama.
http://www.france24.com/en/20090706-tropics-expanding-due-climate-change-study
http://en.wikipedia.org/wiki/Subtropics
http://economictimes.indiatimes.com/Earth/Global-Warming/Mongolia-may-loose-prairies/articleshow/4740664.cms
http://www.aiaccproject.org/working_papers/Working%20Papers/AIACC_WP_No013.pdf
http://www.sciencealert.com.au/news/20090607-19385.html
SELAMATKAN BUMI…
Abu dari kebakaran hutan
di barat daya
Meksiko, AS telah
membahayakan habitat
dari ikan air tawar. Ahli biologi dan pemadam
kebakaran menggunakan
helikopter dan truk untuk
evakuasi 250 ikan langka itu.
http://www.google.com/hostednews/ap/article/ALeqM5i7uxfXsQ3nj9_1vaWz6nkKvRpAyAD98O7AGG0
SELAMATKAN BUMI…
Perusahaan Israel
Seambiotic dan
Pusat Penelitian John Glenn,
Badan Luar Angkasa dan
Penerbangan Nasional AS
bekerja sama dalam
mengolah ganggang mikro untuk produksi bahan bakar bio
yang berkelanjutan.
http://english.cctv.com/20090708/101507.shtml
SELAMATKAN BUMI…
Peninggian jalur jalan
sedang dilakukan
di kota air yang terkenal
di Italia, Venice
untuk mencoba melindungi
pengunjung dan penduduk
dari peningkatan air pasang
dan naiknya permukaan
Laut Adriatik
karena pemanasan global.
http://www.cctv.com/program/newshour/20090630/107274.shtml
SELAMATKAN BUMI…
Di AS, emisi dari
sulfur dioksida
telah dikurangi
hingga 24 persen dalam
setengah tahun 2009 pertama
dibandingkan tahun 2008 setelah pembangkit tenaga listrik
diimplementasikan penuh
menurut Peraturan Udara
Bersih Antar Negara Bagian.
http://globalgoodnews.com/business-news-a.html?art=12469225844198397
Email Arikel ini ke Teman Anda
 |
 |
|